Tag Archives: biosprayplus

Cara mengenali gejala penyakit dan solusinya

Published by:

Cara mengenali gejala penyakit dan solusinya

Beberapa jenis kanker dapat menyebabkan keringat di malam hari. Terlebih, keringat di malam hari juga diiringi dengan penurunan berat badan mendadak. (Foto: Prevention)
Cara mengenali gejala penyakit dan solusinya | Waspada, Keringat di Malam Hari Bisa Pertanda Penyakit Serius, Beberapa jenis kanker dapat menyebabkan keringat di malam hari. Terlebih, keringat di malam hari juga diiringi dengan penurunan berat badan mendadak. (Foto: Prevention)

Berkeringat bisa jadi pertanda baik untuk kesehatan. Namun, mengeluarkan keringat yang berlebihan terutama di malam hari bisa jadi pertanda adanya kondisi medis atau penyakit dalam tubuh Anda.

Bagi wanita yang memasuki usia lanjut, menopause atau perimenopause bisa jadi penyebab yang sering dipikirkan saat berkeringat di malam hari.

Sebuah studi di Annals of Human Biology menemukan 36 persen wanita menopause mengeluarkan keringat di malam hari. Alkohol dapat memperburuk keringat di malam hari.

Tetapi, Anda harus mengetahui bahwa menopause bukanlah satu-satunya penyebab Anda berkeringat setiap malam. Berikut adalah beberapa alasan Anda berkeringat di malam hari.

1. Risiko penyakit jantung meningkat
Wanita paruh baya yang sering berkeringat di tengah malam berisiko lebih besar untuk penyakit kardiovaskular. Studi dari International Journal of Obstetrics and Gynecology menemukan peningkatan risiko ini untuk CVD, setelah memperhitungkan status menopause, usia, tekanan darah tinggi, diabetes dan gaya hidup.

2. Infeksi
Jika tubuh Anda tengah melawan penyakit atau infeksi, ini dapat memicu keluarnya keringat malam. Keringat ini dapat bertahan atau keluar selama beberapa hari bahkan minggu setelah gejala lainnya memudar. Jadi, jika Anda baru mengalami demam atau beberapa infeksi lain, Anda mungkin akan mengeluarkan keringat malam.

3. Genetika
Keringat di malam hari pada wanita juga bisa disebabkan oleh variasi genetika tertentu. variasi gen ini berkaitan dengan bagian otak wanita yang mengontrol beberapa hormon dan mungkin berkaitan dengan infertilitas dan pubertas yang tertunda.

4. Tiroid
Keringat di malam hari adalah gejala umum bagi mereka yang memiliki masalah dengan tiroid yang terlalu aktif atau dikenal dengan istilah hypothyroidsm. Hormon lain seperti kegagalan adrenal juga bisa memicu keringat di malam hari.

5. Obat-obatan
Keringat di malam hari adalah efek samping yang umum terjadi akibat obat-obatan. Obat antidepresan adalah pemicu terbesar keluarnya keringat malam. Beberapa pengobatan perawatan hormon terutama yang berhubungan dengan kanker juga bisa menyebabkan keringat di malam hari.

6. Sistem kekebalan tubuh rusak
Gangguan autoimun adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh secara keliru mengidentifikasi sesuatu yang normal sebagai bahaya bagi kesehatan Anda. Ada banyak kondisi autoimun seperti lupus, yang dapat memicu keluarnya keringat di malam hari. Rheumatoid arthritis dan penyakit Celiac juga bisa menyebabkan keringat di malam hari.

7. Kanker
Beberapa jenis kanker dapat menyebabkan keringat di malam hari. Terlebih, keringat di malam hari juga diiringi dengan penurunan berat badan mendadak, kelelahan dan pembesaran kelenjar getah bening. Ini bisa jadi pertanda kanker limfoma.

Bagi anda yg mengalami berbagai gangguan kesehatan karena efek menopouse pada wanita dan andropouse pada pria, solusi terbaiknya adalah mengembalikan metabolisme anda seperti saat masih muda dengan mengkonsumsi formula 4 jenis asam amino yg terbukti mampu meningkatkan kembali produksi Hormon Pertumbuhan Manusia (HGH) Human Growth Hormone .

Dengan peningkatan produksi HGH seperti saat masih muda, maka jam biologis anda akan berbalik dari proses penuaan tubuh menjadi proses peremajaan tubuh yg alami, karena peningkatan kadar hormon HGH tubuh akan mengembalikan kesehatan anda seperti masih muda tanpa perlu konsumsi banyak obat kimia.

4 jenis asam amino diatas adalah formula utama dari Biospray Bionutric, hasil riset para pakar anti penuaan di Amerika yg terbukti mampu meremajakan tubuh dan mengembalikan kesehatan seperti saat masih muda.

Penggunaan Biospray Nutric secara rutin selama 6 bulan akan mampu meningkatkan kadar hormon HGH seperti 10 – 20 tahun sebelumnya.

Hal ini sangat berpengaruh pada peningkatan kesehatan dan pemulihan dari penyakit seperti diabetes, stroke, hipertensi, ginjal, liver, parkinson dan berbagai penyakit yg menyertai proses penuaan.

Pemesanan Biospray dan Konsultasi Biospray

Hubungi :
Bapak Ishak Bekti Prasetyo
Hp 0852 3440 0797

Pengobatan efektif gagal ginjal

Published by:



Penyebab, Gejala dan Pengobatan batu ginjal

  1. BATU GINJAL
    Artikel yang membahas tentang Definisi Batu ginjal, Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Cara Pencegahannya secara lengkap. Sibelum membahas tentang penyakit ada baiknya kita tau apa itu ginjal.
    Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang berfungsi mengatur sistem sekresi dan melakukan penyaringan pada darah. Ginjal manusia ada dua ginjal kiri dan kanan
    PENGERTIAN BATU GINJAL
    Batu ginjal adalah sebuah benda padat seperti batu yang terjadi akibat pengkapuran kristal hasil sekresi tubuh atau zat-zat sisa yang terjadi pengendapan. Paling sering batu ginjal terbentuk oleh kalsium yang berlebihan didalam tubuh. Adanya Batu pada ginjal menyebabkan nyeri yang luar biasa hebat, perdarahan pada urin karena adanya infeksi dan bahkan bisa terjadi penyumbatan aliran kemih.

Definisi Penyakit Batu Ginjal, Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Pencegahannya
Penyebab terjadinya batu ginjal
Banyak faktor yang bisa menyebabkan batu ginjal namun Sebelum membahas tentang Penyebab terjadinya batu ginjal. Kita harus kembali pada peran dan fungsi ginjal itu sendiri. Karena ini berkaitan erat. Dalam sistem urinaria (sekresi) ginjal berfungsi untuk melakukan penyaringan pada darah. Penyaringan ini berfungsi untuk menyeimbangkan kadar mineral tubuh. Disaat tubuh kekurangan air ginjal menyumplai air melalui darah. Selebihnya dibuang melalui ureter kekandung kemih dalam bentuk urin. Begitupun dengan jenis mineral lain seperti vitamin-vitamin kalsium dan zat-zat lainnya. Vitamin memang dibutuhkan tubuh tetapi jika terlalu banyak vitamin harus dikeluarkan oleh ginjal.
Dalam kasus ini kita ambil contoh kalsium. disaat kadar kalsium terlalu tinggi didalam tubuh ginjal akan bekerja untuk mengeluarkan melalui urin. Namun apabila tingginya kadar kalsium berlangsung secara terus menerus maka ginjal akan mengalami penurunan fungsi. Sehingga zat kalsium pun menumpuk dan mengendap secara perlahan dan terbentuklah massa padat yang disebut batu ginjal.
Selain karena tingginya kadar kalsium dalam tubuh penyebab batu ginjal juga dipengaruhi oleh kurangnya kadar Sitrat yaitu suatu zat yang bisa menghambat pembentukan batu kalsium. Pembentukan batu juga di pengaruhi oleh tinggi nya kadar oksalat yaitu suatu zat yang ikut mempengaruhi terbentuknya batu akibat kalsium.
Proses pembentukan batu ginjal terjadi secara bertahap. pengkristalan ini terjadi dalam waktu yang lama. Mulai dari berukurangan kecil dan terus membesar hingga menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Kurangnya asupan air putih juga ikut mempengaruhi.
Proses pembentukan batu ini disebut Urolitiasis. Selain pada ginjal urolitiasis bisa saja terjadi dalam kandung kemih yang disebut batu kandung kemih. Selain kalsium kadar asam urat yang tinggi juga bisa menyebabkan batu ginjal asam urat. Beberapa penyakit ini juga beresiko bisa menjadi faktor penyebab batu ginjal seperti penyakit sarkoidosis, hiperparatiroidisme, panyakit kanker dan asidosis tubulus renalis.
Tanda dan gejala batu ginjal
Gejala yang muncul bervariasi tergantung ukuran pembentukan batu pada ginjal. Gejala umum yang muncul diantaranya:
1. Adanya nyeri pada punggung atau nyeri kolik yang hebat. Nyeri kolik ditandai dengan rasa sakit yang hilang timbul di sekitar tulang rusuk dan pinggang kemudian menjalar ke bagian perut dan daerah paha sebelah dalam.
2. Karena nyeri hebat biasa di ikuti demam dan menggigil.
3. Kemungkinan adanya rasa mual dan terjadi nya muntah. Dan gangguan perut.
4. Adanya darah di dalam urin. Dan adanya gangguan buang air kecil penderita juga sering BAK. Atau malah terjadinya penyumbatan pada saluran kemih. Jika ini terjadi maka resiko terjadinya infeksi saluran kemih menjadi lebih besar.
Itulah beberapa tanda dan gejala penyakit batuginjal. Tetapi Sebagian kasus malah tidak memperlihatkan gejala apapun, terutama yang pada batu yang masih kecil, begitu juga sebaliknya adanya gangguan berkemih belum tentu ada batu ginjalnya, karena bisa saja disebabkan pembesaran prostat atau penyempitan saluran kemih. Diagnosa pasti ada atau tidaknya batu ginjal bisa diketahui melalui pemeriksaan analisis air kemih rutin (urinalis). Dan dengan Pemeriksaan rontgen daerah perut dan abdomen.
Cara Pencegahan penyakit batu ginjal
Mengkonsumsi banyak air putih 8-10 gelas perhari merupakan Cara sederhana mencegah penyakit batu ginjal. Namun buat anda yang telah terdiagnosa menderita batu ginjal. Maka tindakan pencegahan khusus perlu dilakukan agar tidak terjadinya pembentukan batu baru (pengulangan penyakit). Metode dan cara pencegahan dilakukan tergantung kepada komposisi (kadar) batu yang pernah diderita sebelumnya.
1. Jika anda pernah menderita batu akibat kelebihan kadar asam urat maka pencegahan yang harus anda lakukan adalah mengurangi jenis-jenis makanan yang yang banyak mengandung purin seperti ikan sarden, jeroan, hati, otak, kerang dan makanan lainnya yang tinggi purin karena jenis makanan ini bisa meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.
Selain itu mengurangi pembentukan asam urat juga bisa dilakukan dengan pemberian allopurinol karena Batu asam urat terbentuk jika keasaman air kemih bertambah, oleh karena itu untuk menciptakan air kemih yang basa atau alkalis bisa di lakukan dengan pemberian kalium sitrat.
2. Selanjutnya Pada penderita Batu kalsium. Harus lakukan pencegahan pembentukan batu ginjal baru. Pemberian obat jenis Diuretik thiazid seperti trichlormetazid, Dianjurkan untuk melakukan Diet rendah kalsium serta mengonsumsi natrium selulosa fosfat, dan juga berikan kalium sitrat untuk meningkat kan kadar Sitrat. Sitrat adalah zat yang berguna untuk menghambat pembentukan batu kalsium.
Kemudian pencegahan batu ginjal akibat penimbunan kalsium juga bisa dilakukan dengan menghindari makanan yang tinggi kadar oksalat. Oksalat adalah zat penyokong terjadinya batu kalsiun. Jenis-jenis makanan yang kaya oksalat seperti : Makanan dari coklat, bayam, pada teh, merica dan jenis kacangan
Pengobatan penyakit batu ginjal.
Terapi pengobatan yang di berikan dokter biasanya dengan memberikan beberapa jenis obat tertentu, ini khusus nya untuk batu ginjal yang masih berukuran kecil dan diharapkan batu tersebut dapat keluar melalui urin.
Namun bila metode ini tidak efektif maka tindakan pengobatan dilakukan dengan cara ESWL ( Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy). Metode ini dilakukan dengan menggunakan gelombang ultrasonik shock wave yang diarahkan pada batu ginjal sehingga batu tersebut pecah menjadi ukuran-ukuran kecil dan kemudian akan memudahkan dikeluarkan melalui urin.
Kelebihan metode ESWL yaitu tidak adanya luka akibat operasi pada penderita dan waktu yang diperlukan pun relatif singkat.
Jika kedua metode pengobatan batuginjal diatas tidak berhasil. Maka satu satunya cara pengeluaran batu melalui operasi pembedahan. Pembedahan biasanya dilakukan pada kasus batu ginjal yang memiliki ukuran besar dan tidak bisa di hancurkan dengan gelombang kejut (shock wave).
Selain dari beberapa cara diatas ada satu cara yang telah terbukti berhasil dan ada banyak pasien yg mengalami kesembuhan.Yaitu dengan menggunakan terapi formula Biospray,terapi ini menggunakan bahan alami dan tidak mempunyai efek samping.Cara pemakaiannya juga sangat mudah yaitu dengan disemprotkan di bawah lidah.
Info / konsultasi hub :Ishak
Telp/ WA : 085234400797

Cara tepat dan alami sembuhkan diabetes

Published by:


Cara Mengobati Diabetes Secara Alami Cepat Dan Aman

 Menderita penyakit diabetes yang tak kunjung terobati?Biospray dapat anda pilih dan lakukan terbukti ampuh dan cepat turunkan kadar gula darah tinggi dengan aman karena menggunakan bahan alami.

Penyebab Penyakit Diabetes

Diabetes atau yang dikenal juga dengan penyakit kencing manis dan gula merupakan kondisi dimana kandungan gula darah dalam tubuh tinggi sebagai akibat dari ketidak mampuan tubuh dalam mengolah gula menjadi energi serta terjadinya gangguan pada prankeas yang menyebabkan produksi insulin terganggu.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko penyakit diabetes yakni :

1). Kebiasaan Merokok

Rokok mengandung ribuan zat berbahaya bagi kesehatan sehingga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit salah satunya adalah penyakit diabetes.

Tidak hanya perokok aktif diabetes juga bisa diderita oleh perokok pasif.

2). Minuman Soda ( Berkarbonisasi )

Bagi anda yang sering mengkonsumsi minuman bersoda maka sebaiknya anda kurangai karena minuman bersoda menjadi salah satu pencetus timbulnya penyakit diabetes.

Minuman berkarboniasi banyak mengandung pemanis buatan yang jika dikonsumsi secara terus menerus dalan jangka waktu yang lama kadar gula di dalam darah akan semakin menumpuk dan menyebabkan kencing manis.

3.) Mengkonsumsi Makanan Atau Minuman Mengandung Gula Tinggi

Bagi anda yang biasa dan suka mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis-manis maka anda beresiko tinggi terkena penyakit diabetes karena bisa menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh anda meningkat sehingga terkena penyakit diabetes.

4.) Mengkonsumsi Gorengan

Sebuah penelitian membuktikan bahwa mengkonsumsi makan gorengan terlalu sering akan meningkatkan resiko terkena kencing manis.

Terlebih jika makanan yang digoreng menggunakan minyak kelapa atau minyak sayur yang dipakai secara berulang kali.

5.) Faktor Keturunan

Jika keluarga anda memiliki riwayat terkena penyakit diabetes maka dikemudian hari anda bersiko terkena penyakit diabetes, bukan hanya anda namuan anak-anak andapun berresiko terkena penyakit diabetes ini.

Komplikasi Penyakit Diabetes

cara mengobati diabetesJika penyakit diabetes yang anda derita tidak diobati dengan serius maka berbagai komplikasi bisa muncul seperti : Kerusakan saraf yang berujung kelumpuhan, kebutaan, kerusakan gigi, masalah kehamilan pada wanita dan amputasi.

Dan yang lebih serius lagi ialah terjadinya gangguan pada organ ginjal yakni berupa gagal ginjal yang mana komplikasi ini adalah yang paling menakutkan dan mematikan.

Selain itu penderita diabetes juga harus bersiap-siap menghadapi resiko terkena penyakit stroke dan serangan jantung. Karena penyakit diabetes dapat memicu terjadinya pembekuan darah pada pembuluh darah.

Nah, mengingat diabetes bisa menimbulkan komplokasi penyakit yang mematikan maka jelas jika anda saat ini memiliki kadar gula darah yang tinggi maka anda wajib mengobati dan mengontrolnya sehingga hal buruk akibat diabetes bisa diminimalkan dan dihindari.

Hal Yang Perlu Dilakukan Oleh Penderita Diabetes

Guna mengontrol gula darah dan menghindari penyakit diabetes semakin parah maka bagi anda penderita penyakit diabetes sebaiknya anda melakukan hal berikut :

  1. Membatasi konsumsi karbohidrat
  2. Membatasi konsumsi gula makismal 3 sendok teh sehari, gula jagung juga sebaiknya jangan dikonsumsi akrena sangat sulit terurai oleh tubuh
  3. Menghindari makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi
  4. Perbanyak konsumsi air putih
  5. Dan sempatkan berolahraga minima 15 menit setiap pagi

Cara Mengobati Diabetes Secara

Sekarang telah ditemukan satu formula yg sangat tepat dan sudah terbukti menyembuhkan pasien penderita diabetes,bahkan yg sudah parah sekalipun.

Formula tersebut dibuat dari bahan alami yg aman dan tidak mempunyai efek samping. Dengan terapi menggunakan Biospray secara rutin penderita diabetes dapat mengalami perubahan ke arah kesembuhan.

Info dan pesanan dapat dikunjungi di : www.biospraymalang.com atau langsung hub: 085234400797

How HGH and IGF-1 May Affect Diabetes

Published by:

Diabetes-Word-Cloud-727x352

Most carbohydrates are converted into glucose by the body, which is the form of sugar the body uses. As the blood glucose level rises the pancreas is stimulated to secrete insulin. The hormone insulin then acts to reduce the sugar content in the blood by transporting the glucose from the bloodstream to the body’s cells where it is used as fuel, or to the liver where it is stored until it is again needed as fuel.

Diabetes Mellitus, (sugar diabetes) is a disorder in which the body is unable to process carbohydrates (sugars and starches) properly.

When the pancreas does not produce enough insulin or if the body cannot use the insulin that is produced diabetes is the result. Sugar concentrations build up in the blood as the glucose circulates through the body without being absorbed.

The Types of Diabetes

Type 1

This type of diabetes is brought about as a result of the pancreas not producing enough insulin. This type is frequently caused by an autoimmune response where the body’s own immune system attacks and damages the pancreas.

Type 2

This type is also called insulin resistant diabetes. With Type 2 diabetes the cells become resistant to the effects of insulin and so the glucose is not carried into the cells where it is needed but remains in the bloodstream. Obesity can contribute to this problem because the numerous fat cells displace the insulin-receptor cells.

Insulin Resistance Increases With Aging

Aging causes the cells of the body to begin to lose their ability to properly utilize the insulin that the pancreas produces. This process usually makes itself known in those over 35 years of age.

As aging progresses the less efficient the cells become at utilizing the insulin in the blood and so the result is a bloodstream that contains high levels of both glucose and insulin. High levels of glucose or insulin can affect your metabolism as well as your heart and arteries.

Researchers of HGH (human growth hormone) and IGF-1 believe these therapies may improve diabetes.

Human Growth Hormone’s Effect on Diabetes

Human growth hormone (Somatotropin) once thought of as a hormone only important for the normal growth and development of children is now being called the fountain of youth.

HGH is not the fountain of youth but it’s the closest we have come to finding it. Groundbreaking research has found human growth hormone to be just as important for adults as it is for children. Clinical studies support the idea that decreased human growth hormone in the adult body plays a major role in bringing on the effects of aging. There are also clinical studies showing that restoring HGH can improve certain health conditions such as type 2 diabetes.

Some doctors have been concerned about giving human growth hormone (HGH) injections to diabetics. Previous studies, including Dr. Rudman’s study using large doses of HGH injections showed that human growth hormone had caused increased insulin resistance in patients, so diabetics saw an increase in blood glucose levels. Dr. Bengtsson, an endocrinologist in Sweden showed similar results in his 6 week study.

Dr. Bengtsson’s study had first shown that growth hormone caused increased insulin resistance, however, after 6 months of HGH therapy his patient’s insulin sensitivity returned to where it had been before the therapy.

This 6 month study showed that growth hormone did not increase the patient’s blood glucose or make the patient diabetic. Dr. Bengtsson says that it may very well be that the improvement in the patient’s body composition (decrease in fat cells) after 6 months of therapy offset any negative effect that growth hormone may have had on insulin.

Can HGH Help Diabetes?

There are some indications that human growth hormone may actually improve diabetes. A study done at John Hopkins about the effects of HGH on blood glucose supports the idea that when elderly people have low human growth hormone they also have more intra-abdominal fat and their insulin acts less well.

In this situation they have a tendency to have high blood sugar. If these elderly people are given growth hormone therapy correctly, rather than excessively, their blood sugar levels should improve rather than worsen.

Thierry Hertoghe, MD, who specializes in hormone replacement therapy in Brussels believes that human growth hormone helps to promote the action of insulin. He believes that because HGH helps to direct the insulin to put glucose into the muscular cells, cardiac cells, and nerve cells, rather than the fat cells of the body HGH may actually help to improve diabetes.

Greg Fahy, Ph.D., of the Naval Medical Research Institute has stated that he may have discovered a method to possibly cure adult-onset diabetes using HGH. He has stated that his own experiments have shown that human growth hormone is very beneficial for diabetes.

IGF-1 May Help Insulin Resistance

Human growth hormone exerts most of its effects through the powerful growth factor called IGF-1.

As the name indicates IGF-1 (insulin-like growth factor-1) has properties similar to insulin and it has been shown to improve blood sugar profiles in type 2 diabetics. High doses of HGH have been shown to increase insulin resistance, but IGF-1 administration has actually normalized the insulin resistance in a group of volunteers.

Nelly Mauras and Bernard Beaufrere of the Nemours Children’s Clinic in Jacksonville, Florida conducted a study where they looked at several areas. They studied the effect of IGF-1 on protein metabolism, IGF-1’s ability to stop the protein-wasting caused by glucocorticosteroid drugs like prednisone, and the effect IGF-1 has on insulin and glucose metabolism. They divided the volunteers into three groups, one group received IGF-1 alone, one group received IGF-1 and prednisone, and one group received prednisone alone.

The study found that IGF-1 at 100 mcg per kilogram of body weight given twice daily enhanced the body’s protein metabolism in the same way as human growth hormone did.

Like human growth hormone IGF-1 markedly decreased the protein breakdown in the volunteers who were taking prednisone but IGF-1 did not cause the diabetes-like effects of carbohydrate intolerance and insulin resistance as human growth hormone had done when given in combination with prednisone in an earlier study.

Instead, the test subjects who received IGF-1 and prednisone had normal glucose metabolism. The researchers saw this as remarkable because glucocorticoids are known to decrease insulin sensitivity and suppress the circulating insulin in the body. These researchers believe IGF-1 offers much promise in the treatment of protein catabolic states.

The Effects IGF-1 Has on Diabetes

Two 1997 double-blind clinical studies showed that recombinant IGF-1 injections can reduce the need for insulin in patients with insulin-dependent diabetes by up to 45%. One study involved 8 adults aged 24 to 49 years and 43 children and teenagers aged 8 to 17 years.

While these trials lasted 19 days and 4 weeks and were short term trials, the fact that these test subjects saw such a drop in their insulin requirement and they had no serious side effects make IGF-1 a promising treatment of diabetes.

While in these short term studies IGF-1 therapy did not completely do away with the need for insulin it did improve the control of blood sugar and so may help prevent the complications of diabetes.

Lisa Wells, RN

error: Content is protected !!